Informasi

LOGIN Aplikasi


Masukkan username dan password Anda untuk masuk aplikasi e-Performance


LOGIN

Dashboard Kinerja Tahun 2012

  • Selamat datang di Sistem Aplikasi Pengukuran Kinerja Kementerian Perhubungan (e-Performance)

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah kejadian kecelakaan transportasi nasional yang disebabkan oleh faktor yang terkait dengan kewenangan Kementerian PerhubunganKejadian/Tahun91,73 %
    2Jumlah gangguan keamanan pada sektor transportasi oleh faktor yang terkait dengan kewenangan Kementerian PerhubunganKejadian/Tahun133,33 %
    3Rata-rata persentase pencapaian On-Time Performance (OTP) sektor transportasi (selain transportasi darat)%99,29 %
    4Jumlah sarana transportasi yang sudah tersertifikasiUnit124,02 %
    5Jumlah prasarana transportasi yang sudah tersertifikasiUnit40,63 %
    6Jumlah lintas pelayanan angkutan perintis dan subsidiLintas100,69 %
    7Kontribusi sektor transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional%76,67 %
    8Total produksi angkutan penumpangPenumpang/Tahun99,20 %
    9Total produksi angkutan barangTon/Tahun89,80 %
    10Jumlah infrastruktur transportasi yang siap ditawarkan melalui kerjasama Pemerintah-SwastaJumlah Proyek yang Siap Ditawarkan Melal150 %
    11Nilai AKIP Kementerian PerhubunganNilai133,33 %
    12Opini BPK atas laporan keuangan Kementerian PerhubunganOpini80 %
    13Nilai aset negara yang berhasil diinventarisasi sesuai kaidah pengelolaan BMNRp Trilliun130,45 %
    14Jumlah SDM operator prasarana dan sarana transportasi yang telah memiliki sertifikatOrang103,15 %
    15Jumlah SDM fungsional teknis Kementerian PerhubunganOrang161,72 %
    16Jumlah lulusan diklat SDM Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusanOrang108,81 %
    17Jumlah peraturan perundang-undangan di sektor transportasi yang ditetapkanPeraturan118,18 %
    18Jumlah konsumsi energi tak terbarukan dari sektor transportasi nasionalJuta Liter/Tahun100,20 %
    19Jumlah emisi gas buang dari sektor transportasi nasionalJuta Ton/Tahun100,98 %
    20Jumlah penerapan teknologi ramah lingkungan pada sarana dan prasarana transportasiLokasi (Unit)96,53 %
    21Jumlah lokasi simpul transportasi yang telah menerapkan konsep ramah lingkunganLokasi100 %

    Kementerian Perhubungan

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah data kecelakaan 4 moda transportasi (udara, laut, jalan, kereta api) yang diinvestigasi KNKTLaporan102,38 %
    2Jumlah dokumen peraturan perundang-undangan di bidang transportasiDokumen1.425,45 %
    3Jumlah regulasi terkait pelaksanaan tugas Sekretariat JenderalPeraturan230 %
    4Jumlah Kapasitas Jaringan yang dapat melayani Aplikasi Dukungan Operasional dan Pelayanan PublikMbps100 %
    5Persentase data operasional sarana, prasarana dan produksi transportasi yang ter-update%100 %
    6Jumlah rekomendasi hasil kajian kemitraan dan pelayanan jasa serta lingkungan hidup transportasiDokumen 118,18 %
    7Jumlah dokumen pra-studi kelayakan dan evaluasi dokumen proyek kerjasama pemerintah dan swasta yang diselesaikanDokumen 233,33 %
    8Jumlah hasil penilaian pelayanan jasa transportasiUnit Pelayanan Publik103,39 %
    9Jumlah pedoman bidang pengelolaan lingkungan hidup yang dirumuskanPedoman150 %
    10Persentase perkara kecelakaan kapal yang disidangkan dan diputus tepat waktu%85 %
    11Persentase rekomendasi putusan mahkamah pelayaran yang ditindaklanjuti%85 %
    12Jumlah laporan putusan yang disampaikan kepada para pihakLaporan85 %
    13Jumlah terselesaikannya laporan final kecelakaan transportasiLaporan107,35 %
    14Tingkat penyerapan anggaran di lingkungan Sekretariat Jenderal%89 %
    15Jumlah aset BMN/kekayaan negara Sekretariat Jenderal yang terinventariasiRp.80,91 %
    16Opini BPK atas pengelolaan keuangan Kementerian PerhubunganOpini80 %
    17Nilai Akuntabilitas Kinerja Kementerian Perhubungan berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan dan Reformasi BirokrasiNilai113,55 %
    18Nilai akuntabilitas kinerja Sekretariat Jenderal berdasarkan hasil evaluasi Inspektorat JenderalNilai113,52 %
    19Tingkat ketepatan waktu pelayanan administrasi perkantoran%106,25 %
    20Jumlah rekomendasi hasil analisis informasi untuk penyempurnaan kebijakan sektor transportasiRekomendasi418,33 %
    21Indeks opini publik terhadap Kementerian PerhubunganIndeks 610,19 %
    22Jumlah terselenggaranya kerjasama luar negeri di bidang transportasiKerjasama68,18 %
    23Penghematan biaya energi, air, dan telepon di lingkungan kantor pusat Kementerian PerhubunganRp147,41 %
    24Tingkat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Setjen%94,74 %
    25Jumlah aparatur Kementerian Perhubungan yang telah meningkatkan kualitas dan kompetensiOrang112,19 %
    26Tersusunnya RPM standar kompetensi jabatan aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRPM100 %
    27Tersusunnya regulasi terkait SDM aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRegulasi127,27 %
    28Jumlah laporan penataan organisasi/kelembagaan dan tata laksana di lingkungan Kementerian PerhubunganDokumen/Tahun133,33 %
    29Persentase unit kerja yang telah memenuhi kaidah kelembagaan yang baik%100 %
    30Jumlah aparatur Kementerian Perhubungan yang ditingkatkan kualitas dan kompetensinyaOrang0 %
    31Tersusunnya RPM standar kompetensi jabatan aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRPM100 %
    32Tersusunnya RPM regulasi terkait SDM aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRegulasi200 %
    33Jumlah laporan penataan organisasi/kelembagaan dan tata laksana di lingkungan Kementerian PerhubunganDokumen/Tahun85,71 %
    34Persentase unit kerja yang telah memenuhi kaidah kelembagaan yang baik%0 %
    35Tingkat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Setjen%3,77 %
    36Penghematan biaya energi, air, dan telepon di lingkungan kantor pusat Kementerian PerhubunganRp35,85 %
    37Jumlah terselenggaranya kerjasama luar negeri di bidang transportasiKerjasama60 %
    38Indeks opini publik terhadap Kementerian Perhubungan/ Jumlah Opini PublikIndeks 171,82 %
    39Jumlah rekomendasi hasil analisis informasi untuk penyempurnaan kebijakan sektor transportasiRekomendasi100 %
    40Tingkat ketepatan waktu pelayanan administrasi perkantoran%100 %
    41Nilai akuntabilitas kinerja Sekretariat Jenderal berdasarkan hasil evaluasi Inspektorat JenderalNilai0 %
    42Nilai Akuntabilitas Kinerja Kementerian Perhubungan berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan dan Reformasi BirokrasiNilai0 %
    43Opini BPK atas pengelolaan keuangan Kementerian PerhubunganOpini0 %
    44Jumlah aset BMN/kekayaan negara Sekretariat Jenderal yang terinventariasiRp.0 %
    45Tingkat penyerapan anggaran di lingkungan Sekretariat Jenderal%1,59 %
    46Jumlah terselesaikannya laporan final kecelakaan transportasiLaporan93,33 %
    47Jumlah laporan putusan Mahkamah Pelayaran yang disampaikan kepada para pihakLaporan31,11 %
    48Persentase rekomendasi putusan Mahkamah Pelayaran yang ditindaklanjuti%0 %
    49Persentase perkara kecelakaan kapal yang disidangkan dan diputus tepat waktu%93,33 %
    50Jumlah pedoman bidang pengelolaan lingkungan hidup yang dirumuskanPedoman30 %
    51Jumlah hasil penilaian pelayanan jasa transportasiUnit Pelayanan Publik0 %
    52Jumlah dokumen kajian pra-studi kelayakan dan evaluasi dokumen proyek kerjasama pemerintah dan swasta yang diselesaikanDokumen 30 %
    53Jumlah rekomendasi hasil kajian kemitraan dan pelayanan jasa serta lingkungan hidup transportasiDokumen 44 %
    54Persentase data operasional sarana, prasarana dan produksi transportasi yang ter-update%26,67 %
    55Jumlah Kapasitas Jaringan yang dapat melayani Aplikasi Dukungan Operasional dan Pelayanan PublikMbps33,30 %
    56Jumlah regulasi terkait pelaksanaan tugas Sekretariat JenderalPeraturan120 %
    57Jumlah dokumen peraturan perundang-undangan di bidang transportasiDokumen100,50 %
    58Jumlah data kecelakaan 4 moda transportasi (udara, laut, jalan, kereta api) yang diinvestigasi KNKTLaporan98,94 %
    59Jumlah data kecelakaan 4 moda transportasi (udara, laut, jalan, kereta api) yang diinvestigasi KNKTLaporan85,11 %
    60Persentase unit kerja yang telah memenuhi kaidah kelembagaan yang baik%0 %
    61Jumlah laporan penataan organisasi/kelembagaan dan tata laksana di lingkungan Kementerian PerhubunganDokumen/Tahun57,14 %
    62Tersusunnya RPM regulasi terkait SDM aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRegulasi200 %
    63Tersusunnya RPM standar kompetensi jabatan aparatur di lingkungan Kementerian PerhubunganRPM0 %
    64Jumlah aparatur Kementerian Perhubungan yang ditingkatkan kualitas dan kompetensinyaOrang0 %
    65Tingkat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Setjen%0 %
    66Penghematan biaya energi, air, dan telepon di lingkungan kantor pusat Kementerian PerhubunganRp0 %
    67Jumlah terselenggaranya kerjasama luar negeri di bidang transportasiKerjasama50 %
    68Indeks opini publik terhadap Kementerian Perhubungan/ Jumlah Opini PublikIndeks 113,64 %
    69Jumlah rekomendasi hasil analisis informasi untuk penyempurnaan kebijakan sektor transportasiRekomendasi100 %
    70Tingkat ketepatan waktu pelayanan administrasi perkantoran%100 %
    71Nilai akuntabilitas kinerja Sekretariat Jenderal berdasarkan hasil evaluasi Inspektorat JenderalNilai0 %
    72Opini BPK atas pengelolaan keuangan Kementerian PerhubunganOpini0 %
    73Jumlah aset BMN/kekayaan negara Sekretariat Jenderal yang terinventariasiRp.0 %
    74Tingkat penyerapan anggaran di lingkungan Sekretariat Jenderal%1,59 %
    75Jumlah terselesaikannya laporan final kecelakaan transportasiLaporan78,79 %
    76Jumlah laporan putusan Mahkamah Pelayaran yang disampaikan kepada para pihakLaporan31,11 %
    77Persentase rekomendasi putusan Mahkamah Pelayaran yang ditindaklanjuti%0 %
    78Persentase perkara kecelakaan kapal yang disidangkan dan diputus tepat waktu%0 %
    79Jumlah pedoman bidang pengelolaan lingkungan hidup yang dirumuskanPedoman0 %
    80Jumlah hasil penilaian pelayanan jasa transportasiUnit Pelayanan Publik0 %
    81Jumlah dokumen kajian pra-studi kelayakan dan evaluasi dokumen proyek kerjasama pemerintah dan swasta yang diselesaikanDokumen 0 %
    82Jumlah rekomendasi hasil kajian kemitraan dan pelayanan jasa serta lingkungan hidup transportasiDokumen 0 %
    83Persentase data operasional sarana, prasarana dan produksi transportasi yang ter-update%0 %
    84Jumlah Kapasitas Jaringan yang dapat melayani Aplikasi Dukungan Operasional dan Pelayanan PublikMbps0 %
    85Jumlah regulasi terkait pelaksanaan tugas Sekretariat JenderalPeraturan80 %
    86Jumlah dokumen peraturan perundang-undangan di bidang transportasiDokumen100,50 %
    87Nilai Akuntabilitas Kinerja Kementerian Perhubungan berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan dan Reformasi BirokrasiNilai0 %

    Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Penurunan presentase kebocoran keuangan negara%125 %
    2Persentase proses bisnis yang telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi%150 %
    3Jumlah SDM Pengawasan yang mengikuti pelatihan dan pengembangan bidang pengawasanOrang93,38 %
    4Peningkatan persentase Auditor yang sesuai dengan Standar Kompetensi%86,67 %
    5Nilai AKIP Inspektorat JenderalNilai100,01 %
    6Rasio persentase penyerapan anggaran terhadap persentase pencapaian Program dan KegiatanRasio111,76 %
    7Persentase pencapaian Program Kerja Pengawasan Tahunan%100,48 %
    8Jumlah pedoman pengawasan yang ditetapkanPedoman111,11 %
    9Persentase Audit Khusus (Investigasi) yang terbukti%34,72 %
    10Jumlah Unit Kerja yang ditetapkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK)Unit Kerja100 %
    11Persentase hasil pengawasan yang ditindaklanjuti%106,44 %
    12Persentase penerapan SPIP di Kementerian Perhubungan%100 %
    13Nilai rata-rata LAKIP Eselon I hasil evaluasi Inspektorat Jenderal%101,93 %
    14Jumlah Rekomendasi Strategis hasil pengawasanRekomendasi264 %
    15Persentase proses bisnis yang telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi%70,67 %
    16Jumlah SDM Pengawasan yang mengikuti pelatihan dan pengembangan bidang pengawasanOrang52,94 %
    17Peningkatan persentase Auditor yang sesuai dengan Standar Kompetensi%0 %
    18Nilai AKIP Inspektorat JenderalNilai0 %
    19Rasio persentase penyerapan anggaran terhadap persentase pencapaian Program dan KegiatanRasio90,59 %
    20Persentase pencapaian Program Kerja Pengawasan Tahunan%29,51 %
    21Jumlah pedoman pengawasan yang ditetapkanPedoman23,08 %
    22Persentase Audit Khusus (Investigasi) yang terbukti%0 %
    23Persentase pencapaian Program Kerja Pengawasan Tahunan%29,51 %
    24Jumlah pedoman pengawasan yang ditetapkanPedoman23,08 %
    25Persentase Audit Khusus (Investigasi) yang terbukti%0 %
    26Jumlah Rekomendasi Strategis hasil pengawasanRekomendasi33,33 %
    27Nilai rata-rata LAKIP Eselon I hasil evaluasi Inspektorat Jenderal%0 %
    28Persentase penerapan SPIP di Kementerian Perhubungan%0 %
    29Persentase hasil pengawasan yang ditindaklanjuti%9,59 %
    30Jumlah Unit Kerja yang ditetapkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK)Unit Kerja0 %
    31Penurunan presentase kebocoran keuangan negara%0 %
    32Rasio persentase penyerapan anggaran terhadap persentase pencapaian Program dan KegiatanRasio0 %
    33Nilai AKIP Inspektorat JenderalNilai0 %
    34Jumlah Rekomendasi Strategis hasil pengawasanRekomendasi41,67 %
    35Nilai rata-rata LAKIP Eselon I hasil evaluasi Inspektorat Jenderal%0 %
    36Persentase penerapan SPIP di Kementerian Perhubungan%0 %
    37Persentase hasil pengawasan yang ditindaklanjuti%15,06 %
    38Jumlah Unit Kerja yang ditetapkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK)Unit Kerja0 %
    39Penurunan presentase kebocoran keuangan negara%100 %
    40Persentase proses bisnis yang telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi%60 %
    41Jumlah SDM Pengawasan yang mengikuti pelatihan dan pengembangan bidang pengawasanOrang29,41 %
    42Peningkatan persentase Auditor yang sesuai dengan Standar Kompetensi%0 %
    43Persentase pencapaian Program Kerja Pengawasan Tahunan%24,21 %
    44Rasio persentase penyerapan anggaran terhadap persentase pencapaian Program dan KegiatanRasio0 %
    45Nilai AKIP Inspektorat JenderalNilai0 %
    46Peningkatan persentase Auditor yang sesuai dengan Standar Kompetensi%88,33 %
    47Jumlah SDM Pengawasan yang mengikuti pelatihan dan pengembangan bidang pengawasanOrang34,86 %
    48Jumlah Pedoman Pengawasan yang ditetapkanPedoman25 %
    49Persentase Audit Khusus (investigasi) yang terbukti%0 %
    50Jumlah rekomendasi strategis hasil pengawasanRekomendasi28,57 %
    51Nilai rata-rata LAKIP Eselon I hasil evaluasi Inspektorat Jenderal%0 %
    52Persentase penerapan SPIP di Kementerian Perhubungan%85,71 %
    53Persentase hasil pengawasan yang ditindaklanjuti%20 %
    54Jumlah Unit Kerja yang ditetapkan menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK)Unit Kerja0 %
    55Penurunan prosentase kebocoran keuangan negara%0 %
    56Prosentase proses bisnis yang telah memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi%85,33 %

    Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah tersusunnya peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksanaannyaperaturan129 %
    2Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (penumpang)penumpang/tahun100 %
    3Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (kendaraan)kendaraan/tahun100 %
    4Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (penumpang)penumpang/tahun0 %
    5Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    6Jumlah kapasitas penumpang angkutan umum massal di perkotaanpenumpang/tahun100 %
    7Prosentase penyelenggaraan operasional prasarana LLAJ yang memenuhi SPM%88 %
    8Prosentase sarana pelayanan AKAP yang memenuhi SPM %90 %
    9Prosentase pemenuhan standar operasional pelabuhan penyeberangan%88,19 %
    10Prosentase kapal penyeberangan yang memenuhi SPM%215 %
    11Nilai AKIP Ditjen Perhubungan Daratnilai98,89 %
    12Tingkat penyerapan anggaran Ditjen Perhubungan Darat%98,22 %
    13Nilai aset Ditjen Perhubungan Darat yang berhasil diinventarisasirupiah (akumulasi)142,17 %
    14Jumlah pemberian sertifikat dan kualifikasi teknis petugas operasionalsertifikat100 %
    15Jumlah Pegawai yang sudah memiliki sertifikatorang (akumulasi)100 %
    16Jumlah kerjasama dengan Pemda/swasta di bidang transportasi daratkerjasama100 %
    17Jumlah produksi angkutan penyeberangan (kendaraan)kendaraan/tahun201,81 %
    18Jumlah produksi angkutan penyeberangan (penumpang)penumpang/tahun111,87 %
    19Jumlah lintas penyeberangan komersiallintas89 %
    20Jumlah konsumsi energi tak tergantikan oleh angkutan umum sektor transportasi daratjuta liter/tahun91,96 %
    21Jumlah produksi emisi gas buang dari sub sektor transportasi daratton/tahun92 %
    22Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (LLAJ)%25,12 %
    23Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (ASDP)%98,45 %
    24Kejadian kecelakaan lalu lintas jalan yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian108,22 %
    25Kejadian kecelakaan lalu lintas SDP yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian50 %
    26Prosentase terpenuhinya frekuensi pelayanan pada lintas penyeberangan utama%95,82 %
    27Prosentase kinerja pelayanan AKAP%100 %
    28Jumlah lokasi yang memanfaatkan sarana transportasi darat berteknologi efisien dan ramah lingkunganlokasi100 %
    29Jumlah lintas penyeberangan perintislintas100 %
    30Jumlah trayek AKAPtrayek100 %
    31Jumlah trayek keperintisan angkutan jalantrayek100 %
    32Jumlah kota yang memanfaatkan angkutan massal untuk pelayanan angkutan perkotaankota100 %
    33Jumlah Kota yang menerapkan ATCS dalam pelaksanaan Manajemen rekayasa Lalu Lintaskota100 %
    34Jumlah pembangunan kenavigasian untuk angkutan sungai danau penyeberangan yang memanfaatkan teknologi ramah lingkunganunit85,71 %
    35Jumlah prasarana transportasi jalan yang memanfaatkaan teknologi efisien dan ramah lingkungan di jalan nasionalunit298,55 %
    36Jumlah prasarana transportasi jalan yang memanfaatkaan teknologi efisien dan ramah lingkungan di jalan nasionalunit0 %
    37Jumlah pembangunan kenavigasian untuk angkutan sungai danau penyeberangan yang memanfaatkan teknologi ramah lingkunganunit0 %
    38Jumlah Kota yang menerapkan ATCS dalam pelaksanaan Manajemen rekayasa Lalu Lintaskota0 %
    39Jumlah kota yang memanfaatkan angkutan massal untuk pelayanan angkutan perkotaankota0 %
    40Jumlah trayek keperintisan angkutan jalantrayek0 %
    41Jumlah trayek AKAPtrayek0 %
    42Jumlah lintas penyeberangan perintislintas0 %
    43Jumlah lokasi yang memanfaatkan sarana transportasi darat berteknologi efisien dan ramah lingkunganlokasi0 %
    44Prosentase kinerja pelayanan AKAP%2,70 %
    45Prosentase terpenuhinya frekuensi pelayanan pada lintas penyeberangan utama%0 %
    46Kejadian kecelakaan lalu lintas SDP yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian100 %
    47Kejadian kecelakaan lalu lintas jalan yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian0 %
    48Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (ASDP)%0 %
    49Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (LLAJ)%0 %
    50Jumlah produksi emisi gas buang dari sub sektor transportasi daratton/tahun0 %
    51Jumlah konsumsi energi tak tergantikan oleh angkutan umum sektor transportasi daratjuta liter/tahun0 %
    52Jumlah lintas penyeberangan komersiallintas0 %
    53Jumlah produksi angkutan penyeberangan (penumpang)penumpang/tahun0 %
    54Jumlah produksi angkutan penyeberangan (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    55Jumlah kerjasama dengan Pemda/swasta di bidang transportasi daratkerjasama0 %
    56Jumlah Pegawai yang sudah memiliki sertifikatorang (akumulasi)79,48 %
    57Jumlah pemberian sertifikat dan kualifikasi teknis petugas operasionalsertifikat9,50 %
    58Nilai aset Ditjen Perhubungan Darat yang berhasil diinventarisasirupiah (akumulasi)0 %
    59Tingkat penyerapan anggaran Ditjen Perhubungan Darat%9,54 %
    60Nilai AKIP Ditjen Perhubungan Daratnilai0 %
    61Prosentase kapal penyeberangan yang memenuhi SPM%0 %
    62Prosentase pemenuhan standar operasional pelabuhan penyeberangan%0 %
    63Prosentase sarana pelayanan AKAP yang memenuhi SPM %0 %
    64Prosentase penyelenggaraan operasional prasarana LLAJ yang memenuhi SPM%0 %
    65Jumlah kapasitas penumpang angkutan umum massal di perkotaanpenumpang/tahun0 %
    66Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    67Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (penumpang)penumpang/tahun0 %
    68Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    69Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (penumpang)penumpang/tahun0 %
    70Jumlah tersusunnya peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksanaannyaperaturan46,67 %
    71Jumlah tersusunnya peraturan perundang-undangan dan peraturan pelaksanaannyaperaturan0 %
    72Jumlah lintas penyeberangan perintislintas0 %
    73Jumlah trayek AKAPtrayek0 %
    74Jumlah trayek keperintisan angkutan jalantrayek0 %
    75Jumlah kota yang memanfaatkan angkutan massal untuk pelayanan angkutan perkotaankota0 %
    76Jumlah Kota yang menerapkan ATCS dalam pelaksanaan Manajemen rekayasa Lalu Lintaskota0 %
    77Jumlah pembangunan kenavigasian untuk angkutan sungai danau penyeberangan yang memanfaatkan teknologi ramah lingkunganunit0 %
    78Jumlah prasarana transportasi jalan yang memanfaatkaan teknologi efisien dan ramah lingkungan di jalan nasionalunit0 %
    79Jumlah lokasi yang memanfaatkan sarana transportasi darat berteknologi efisien dan ramah lingkunganlokasi0 %
    80Prosentase kinerja pelayanan AKAP%1,35 %
    81Prosentase terpenuhinya frekuensi pelayanan pada lintas penyeberangan utama%0 %
    82Kejadian kecelakaan lalu lintas SDP yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian100 %
    83Kejadian kecelakaan lalu lintas jalan yang terkait dengan kewenangan Ditjen Hubdatkejadian0 %
    84Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (ASDP)%0 %
    85Prosentase peningkatan kontribusi transportasi darat terhadap PDRB (LLAJ)%0 %
    86Jumlah produksi emisi gas buang dari sub sektor transportasi daratton/tahun0 %
    87Jumlah lintas penyeberangan komersiallintas0 %
    88Jumlah produksi angkutan penyeberangan (penumpang)penumpang/tahun0 %
    89Jumlah produksi angkutan penyeberangan (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    90Jumlah kerjasama dengan Pemda/swasta di bidang transportasi daratkerjasama0 %
    91Jumlah Pegawai yang sudah memiliki sertifikatorang (akumulasi)68,54 %
    92Jumlah pemberian sertifikat dan kualifikasi teknis petugas operasionalsertifikat0,0500 %
    93Nilai aset Ditjen Perhubungan Darat yang berhasil diinventarisasirupiah (akumulasi)0 %
    94Tingkat penyerapan anggaran Ditjen Perhubungan Darat%1,84 %
    95Nilai AKIP Ditjen Perhubungan Daratnilai0 %
    96Prosentase kapal penyeberangan yang memenuhi SPM%0 %
    97Prosentase pemenuhan standar operasional pelabuhan penyeberangan%0 %
    98Prosentase sarana pelayanan AKAP yang memenuhi SPM %0 %
    99Prosentase penyelenggaraan operasional prasarana LLAJ yang memenuhi SPM%0 %
    100Jumlah kapasitas penumpang angkutan umum massal di perkotaanpenumpang/tahun0 %
    101Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    102Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan natal dan tahun baru (penumpang)penumpang/tahun0 %
    103Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (kendaraan)kendaraan/tahun0 %
    104Jumlah penumpang angkutan umum pada pelayanan angkutan lebaran (penumpang)penumpang/tahun0 %
    105Jumlah konsumsi energi tak tergantikan oleh angkutan umum sektor transportasi daratjuta liter/tahun0 %

    Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah pemilikan sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention)Sertifikat80,33 %
    2Jumlah tenaga PPNSOrang100 %
    3Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas AOrang100 %
    4Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas BOrang100 %
    5Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan pencemaranOrang0 %
    6Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan kebakaranOrang0 %
    7Jumlah kebutuhan tenaga penyelamOrang0 %
    8Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan LautNilai100 %
    9Jumlah realisasi pendapatan Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp187,21 %
    10Jumlah realisasi belanja anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp86,52 %
    11Nilai BMN pada neraca Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp94,61 %
    12Jumlah penyelesaian regulasiRegulasi100 %
    13Jumlah penurunan emisi gas buang (CO2) transportasi lautMega Ton20,59 %
    14Jumlah pelabuhan yang menerapkan eco-port (penanganan sampah dan kebersihan lingkungan pelabuhan)Pelabuhan100 %
    15Jumlah pemilikan sertifikat IOPP (International Oil Polution Prevention)Sertifikat95,20 %
    16Jumlah pemilikan SNPP (Sertifikat Nasional Pencegahan Pencemaran)Sertifikat87,23 %
    17Jumlah pemilikan sertifikat bahan cair beracun (Noxius Liquid Substance)Sertifikat79,85 %
    18Jumlah kebutuhan tenaga PPNS Orang98,33 %
    19Jumlah kebutuhantenaga marine inspector BOrang100 %
    20Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh manusiaKejadian Kecelakaan129,17 %
    21Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh teknis dan lain-lainKejadian Kecelakaan72,73 %
    22Jumlah kapal yang memiliki sertifikat kelaiklautan kapalSertifikat130,11 %
    23Jumlah rute perintis yang dilayani transportasi lautRute Perintis100 %
    24Jumlah pelabuhan yang dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil, terluar, daerah perbatasan, daerah belum berkembang dan daerah telah berkembang Pelabuhan98,22 %
    25Jumlah penumpang transportasi laut yang terangkutOrang120,56 %
    26Jumlah penumpang angkutan laut perintisOrang100,66 %
    27Jumlah muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon107,54 %
    28Prosentase pangsa muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasional%100,05 %
    29Jumlah muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon100,59 %
    30Jumlah kebutuhan tenaga marine inspector AOrang100 %
    31Jumlah MOU, perizinan, konstruksi, dan operasional kerjasama pemerintah dengan Pemda dan Swasta di bidang transportasi lautDokumen100 %
    32Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waktu Efektif (Effective Time/ET) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan31,25 %
    33Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Approach Time (AT) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    34Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waiting Time (WT) sesuai SK Dirjen yang belaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    35Penurunan Turn-Around Time (TR) di pelabuhan yang diusahakanMenit0 %
    36Prosentase pangsa muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasional%118 %
    37Jumlah pemilikan SNPP (Sertifikat Nasional Pencegahan Pencemaran)Sertifikat1,61 %
    38Jumlah pemilikan sertifikat bahan cair beracun (Noxius Liquid Substance)Sertifikat2,63 %
    39Jumlah pemilikan sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention)Sertifikat4,44 %
    40Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh manusiaKejadian Kecelakaan51,61 %
    41Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh teknis dan lain-lainKejadian Kecelakaan91,67 %
    42Jumlah kapal yang memiliki sertifikat kelaiklautan kapalSertifikat9,03 %
    43Jumlah rute perintis yang dilayani transportasi lautRute Perintis100 %
    44Jumlah pelabuhan yang dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil, terluar, daerah perbatasan, daerah belum berkembang dan daerah telah berkembang Pelabuhan0 %
    45Jumlah penumpang transportasi laut yang terangkutOrang80,25 %
    46Jumlah penumpang angkutan laut perintisOrang78,12 %
    47Jumlah muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon97,50 %
    48Prosentase pangsa muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasional%99,95 %
    49Jumlah pemilikan sertifikat IOPP (International Oil Polution Prevention)Sertifikat3,74 %
    50Jumlah pelabuhan yang menerapkan eco-port (penanganan sampah dan kebersihan lingkungan pelabuhan)Pelabuhan50 %
    51Jumlah penurunan emisi gas buang (CO2) transportasi lautMega Ton0 %
    52Jumlah tenaga PPNSOrang0 %
    53Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas AOrang0 %
    54Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas BOrang0 %
    55Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan pencemaranOrang0 %
    56Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan kebakaranOrang0 %
    57Jumlah kebutuhan tenaga penyelamOrang0 %
    58Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan LautNilai0 %
    59Jumlah realisasi pendapatan Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp18,27 %
    60Jumlah realisasi belanja anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp13,35 %
    61Nilai BMN pada neraca Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp0 %
    62Jumlah penyelesaian regulasiRegulasi62,50 %
    63Jumlah kebutuhan tenaga PPNS Orang0 %
    64Jumlah muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon96 %
    65Jumlah kebutuhan tenaga penyelamOrang150 %
    66Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan LautNilai108,54 %
    67Jumlah realisasi pendapatan Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp98,45 %
    68Jumlah realisasi belanja anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp43,96 %
    69Nilai BMN pada neraca Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp66,56 %
    70Jumlah penyelesaian regulasiRegulasi62,50 %
    71Jumlah penurunan emisi gas buang (CO2) transportasi lautMega Ton0 %
    72Jumlah pelabuhan yang menerapkan eco-port (penanganan sampah dan kebersihan lingkungan pelabuhan)Pelabuhan50 %
    73Jumlah pemilikan sertifikat IOPP (International Oil Polution Prevention)Sertifikat3,74 %
    74Jumlah pemilikan SNPP (Sertifikat Nasional Pencegahan Pencemaran)Sertifikat1,61 %
    75Jumlah pemilikan sertifikat bahan cair beracun (Noxius Liquid Substance)Sertifikat2,63 %
    76Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan kebakaranOrang250 %
    77Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan pencemaranOrang50 %
    78Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas BOrang0 %
    79Prosentase pangsa muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasional%98,74 %
    80Penurunan Turn-Around Time (TR) di pelabuhan yang diusahakanMenit0 %
    81Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waiting Time (WT) sesuai SK Dirjen yang belaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    82Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Approach Time (AT) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    83Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waktu Efektif (Effective Time/ET) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan31,25 %
    84Jumlah MOU, perizinan, konstruksi, dan operasional kerjasama pemerintah dengan Pemda dan Swasta di bidang transportasi lautDokumen100 %
    85Jumlah kebutuhan tenaga marine inspector AOrang0 %
    86Jumlah kebutuhantenaga marine inspector BOrang0 %
    87Jumlah kebutuhan tenaga PPNS Orang100 %
    88Jumlah tenaga PPNSOrang116,35 %
    89Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas AOrang0 %
    90Jumlah pemilikan sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention)Sertifikat4,44 %
    91Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh manusiaKejadian Kecelakaan3,23 %
    92Jumlah MOU, perizinan, konstruksi, dan operasional kerjasama pemerintah dengan Pemda dan Swasta di bidang transportasi lautDokumen100 %
    93Jumlah kebutuhan tenaga marine inspector AOrang0 %
    94Jumlah kebutuhantenaga marine inspector BOrang0 %
    95Jumlah kebutuhan tenaga PPNS Orang0 %
    96Jumlah tenaga PPNSOrang0 %
    97Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas AOrang0 %
    98Jumlah kebutuhan tenaga kesyahbandaran kelas BOrang0 %
    99Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan pencemaranOrang0 %
    100Jumlah kebutuhan tenaga penanggulangan kebakaranOrang0 %
    101Jumlah kebutuhan tenaga penyelamOrang0 %
    102Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan LautNilai0 %
    103Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waktu Efektif (Effective Time/ET) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan31,25 %
    104Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Approach Time (AT) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    105Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waiting Time (WT) sesuai SK Dirjen yang belaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    106Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh teknis dan lain-lainKejadian Kecelakaan8,33 %
    107Jumlah kapal yang memiliki sertifikat kelaiklautan kapalSertifikat9,75 %
    108Jumlah rute perintis yang dilayani transportasi lautRute Perintis100 %
    109Jumlah pelabuhan yang dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil, terluar, daerah perbatasan, daerah belum berkembang dan daerah telah berkembang Pelabuhan0 %
    110Jumlah penumpang transportasi laut yang terangkutOrang31,40 %
    111Jumlah penumpang angkutan laut perintisOrang41,50 %
    112Jumlah muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon26,89 %
    113Prosentase pangsa muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasional%26,25 %
    114Jumlah muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon26,48 %
    115Prosentase pangsa muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasional%29,53 %
    116Penurunan Turn-Around Time (TR) di pelabuhan yang diusahakanMenit0 %
    117Jumlah realisasi pendapatan Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp18,27 %
    118Jumlah realisasi belanja anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp4,35 %
    119Jumlah penumpang angkutan laut perintisOrang41,50 %
    120Jumlah muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon26,89 %
    121Prosentase pangsa muatan angkutan laut dalam negeri yang diangkut oleh kapal nasional%26,25 %
    122Jumlah muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasionalTon26,48 %
    123Prosentase pangsa muatan angkutan laut luar negeri yang diangkut oleh kapal nasional%29,53 %
    124Penurunan Turn-Around Time (TR) di pelabuhan yang diusahakanMenit0 %
    125Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waiting Time (WT) sesuai SK Dirjen yang belaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    126Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Approach Time (AT) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan75 %
    127Jumlah pelabuhan mempunyai pencapaian Waktu Efektif (Effective Time/ET) sesuai SK Dirjen yang berlaku terkait Standar Kinerja Pelayanan Operasional PelabuhanPelabuhan31,25 %
    128Jumlah MOU, perizinan, konstruksi, dan operasional kerjasama pemerintah dengan Pemda dan Swasta di bidang transportasi lautDokumen100 %
    129Jumlah kebutuhan tenaga marine inspector AOrang0 %
    130Jumlah penumpang transportasi laut yang terangkutOrang31,40 %
    131Jumlah pelabuhan yang dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil, terluar, daerah perbatasan, daerah belum berkembang dan daerah telah berkembang Pelabuhan0 %
    132Jumlah rute perintis yang dilayani transportasi lautRute Perintis100 %
    133Nilai BMN pada neraca Direktorat Jenderal Perhubungan LautRp0 %
    134Jumlah penyelesaian regulasiRegulasi62,50 %
    135Jumlah penurunan emisi gas buang (CO2) transportasi lautMega Ton0 %
    136Jumlah pelabuhan yang menerapkan eco-port (penanganan sampah dan kebersihan lingkungan pelabuhan)Pelabuhan50 %
    137Jumlah pemilikan sertifikat IOPP (International Oil Polution Prevention)Sertifikat4,45 %
    138Jumlah pemilikan SNPP (Sertifikat Nasional Pencegahan Pencemaran)Sertifikat1,25 %
    139Jumlah pemilikan sertifikat bahan cair beracun (Noxius Liquid Substance)Sertifikat5,92 %
    140Jumlah pemilikan sertifikat ISPP (International Sewage Pollution Prevention)Sertifikat4,07 %
    141Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh manusiaKejadian Kecelakaan3,23 %
    142Jumlah kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh teknis dan lain-lainKejadian Kecelakaan8,33 %
    143Jumlah kapal yang memiliki sertifikat kelaiklautan kapalSertifikat9,03 %
    144Jumlah kebutuhantenaga marine inspector BOrang0 %

    Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle121,13 %
    2Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang103,15 %
    3Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama90 %
    4Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan120 %
    5Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai99,70 %
    6Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%101,85 %
    7Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp122,85 %
    8Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara100 %
    9Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun100,20 %
    10Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO285 %
    11Jumlah Inspektur PenerbanganOrang100 %
    12Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat106,67 %
    13Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat101,66 %
    14Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan183,93 %
    15Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan133,30 %
    16Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%100,80 %
    17Jumlah rute pelayanan perintisRute98,48 %
    18Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun58,22 %
    19Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah98,45 %
    20Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara138,26 %
    21Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun105,36 %
    22Jumlah kargo yang diangkutton/tahun60,42 %
    23Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    24Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    25Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    26Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    27Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    28Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat41,08 %
    29Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    30Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    31Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan87,50 %
    32Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan38,89 %
    33Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    34Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    35Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    36Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    37Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    38Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    39Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    40Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan87,50 %
    41Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan44,44 %
    42Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    43Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    44Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    45Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    46Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    47Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    48Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    49Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    50Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    51Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    52Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    53Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    54Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan75 %
    55Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan31,48 %
    56Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    57Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    58Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    59Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    60Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    61Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    62Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    63Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    64Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    65Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    66Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    67Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    68Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    69Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    70Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    71Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    72Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    73Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    74Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    75Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    76Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat37,75 %
    77Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    78Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    79Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    80Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    81Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    82Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    83Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    84Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    85Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    86Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    87Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    88Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan100 %
    89Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan50 %
    90Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    91Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    92Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    93Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    94Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    95Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    96Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    97Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    98Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    99Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara93,24 %
    100Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    101Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    102Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    103Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    104Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    105Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    106Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    107Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    108Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    109Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    110Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat53 %
    111Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    112Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    113Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    114Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    115Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    116Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    117Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    118Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    119Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    120Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    121Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    122Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    123Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    124Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat47,25 %
    125Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    126Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    127Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    128Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    129Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    130Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    131Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    132Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat53 %
    133Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    134Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    135Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    136Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    137Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    138Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    139Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    140Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan100 %
    141Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan50 %
    142Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    143Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    144Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    145Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    146Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    147Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    148Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    149Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    150Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    151Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    152Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    153Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    154Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    155Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    156Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat9 %
    157Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    158Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    159Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan14,81 %
    160Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    161Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    162Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    163Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    164Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat14,08 %
    165Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    166Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    167Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    168Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    169Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    170Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    171Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    172Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan62,50 %
    173Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    174Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    175Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    176Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    177Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    178Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat3,42 %
    179Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    180Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    181Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    182Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    183Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    184Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    185Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    186Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan37,50 %
    187Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan3,70 %
    188Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    189Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    190Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    191Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    192Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    193Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    194Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan62,50 %
    195Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan5,56 %
    196Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    197Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    198Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    199Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    200Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    201Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    202Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    203Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    204Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    205Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat29,58 %
    206Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    207Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    208Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    209Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    210Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    211Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    212Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat24,83 %
    213Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    214Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    215Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    216Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    217Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    218Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    219Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    220Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    221Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    222Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    223Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    224Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    225Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    226Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    227Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    228Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan75 %
    229Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan24,07 %
    230Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    231Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    232Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    233Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    234Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    235Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan75 %
    236Jumlah penumpang yang diangkutorang/tahun0 %
    237Jumlah bandar udara dengan kapasitas sesuai kebutuhan jaringan dan kategoriBandara0 %
    238Jumlah kota/daerah yang terhubungikota/daerah0 %
    239Jumlah penumpang perintis yang diangkutorang/tahun0 %
    240Jumlah rute pelayanan perintisRute0 %
    241Prosentase pencapaian On Time Performance (OTP)%0 %
    242Jumlah lolosnya barang-barang terlarang (prohibited item) yang terdiri dari security item, dangerous goods, dangerous artical, dan ancaman bom serta penyusupan orang/hewan ke bandar udarakejadian/ gangguan75 %
    243Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan20,37 %
    244Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    245Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    246Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    247Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    248Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    249Jumlah kargo yang diangkutton/tahun0 %
    250Jumlah pesawat udara yang memiliki sertifikat kelaikudaraanSertifikat18,75 %
    251Jumlah Airtraffic Incident dengan rasio 4:100.000 pergerakaninsiden/ 1 juta pergerakan24,07 %
    252Rasio kecelakaan transportasi udara pada AOC 121 dan AOC 135 dengan korban jiwa dan pesawat rusak beratkejadian/1 juta flight cycle0 %
    253Penurunan emisi gas buang CO2 dengan kegiatan peremajaan armada angkutan udaraJuta ton CO20 %
    254Jumlah konsumsi energi dari sumber tak terbarukan untuk transportasi udarakilo liter/tahun0 %
    255Persentase bandara yang memenuhi eco airport (AMDAL)Bandara0 %
    256Nilai aset Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang berhasil diinventarisasiRp0 %
    257Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %
    258Nilai AKIP Direktorat Jenderal Perhubungan UdaraNilai0 %
    259Jumlah peraturan yang diterbitkan di bidang Transportasi UdaraPeraturan0 %
    260Jumlah kerjasama Pemerintah dengan Swasta dan/atau Pemerintah Daerah di bidang Transportasi UdaraKerjasama0 %
    261Jumlah Personil Penerbangan yang memiliki lisensiOrang0 %
    262Jumlah Inspektur PenerbanganOrang0 %
    263Jumlah bandar udara yang memiliki sertifikatSertifikat93,33 %
    264Tingkat penyerapan anggaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara%0 %

    Direktorat Jenderal Perhubungan Udara

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah Kejadian Kecelakaan kereta api khususnya kejadian anjlokan dan kejadian tabrakan antar kereta apiKejadian/Tahun96,67 %
    2jumlah angkutan barang yang dilayani oleh KATon75,31 %
    3Jumlah perizinan: jumlah izin usaha, jumlah izin pembangunan, jumlah izin operasi sarana/prasarana dan jumlah rekomendasi/persetujuan perizinan penyelengaraan perkeretaapianperizinan100 %
    4Nilai AKIP Direktorat Jenderal PerkeretaapianNilai102,19 %
    5Tingkat penyerapan anggaran Dirketorat Jenderal Perkeretaapian%117,56 %
    6Nilai aset Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang berhasil diinventarisasiRp. (Triliun)107,50 %
    7Jumlah sertifikat kecakapan SDM perkeretaapiansertifikat331,67 %
    8Jumlah peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian yang diterbitkanPeraturan71,43 %
    9Jumlah penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan di bidang perkeretaapiankegiatan115,79 %
    10Panjang jalur kereta api yang sudah terelektrifikasiKm'sp100 %
    11Jumlah penumpang KA yang dilayaniorang58,12 %
    12Jumlah sarana (pengadaan/modifikasi/rehabilitasi)Unit85,86 %
    13Prosentase realisasi ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api (on-time performance)%95,77 %
    14Rata-rata keterlambatan kereta apimenit88,40 %
    15Jumlah sertifikat kelaikan sarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat118,27 %
    16Jumlah sertifikat kelaikan prasarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat29,41 %
    17Jumlah lintas pelayanan (penambahan/perubahan rute)lintas113,51 %
    18Jumlah lintas PSO dan perintis angkutan kereta apilintas109,52 %
    19panjang jalur KA yang dibangun (Jalur baru maupun jalur ganda), direvitalisasi (Reaktivasi lintas-lintas non-operasi maupun peningkatan daya dukung dan kecepatan)Km'sp59,78 %
    20Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan barang sebagai indikator keberhasilan kebijakan modal-Shifting ke kereta api%7,09 %
    21Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan penumpang sebagai indikator kebijakan modal-shifting ke kereta api%2,06 %
    22Jumlah penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan di bidang perkeretaapiankegiatan100 %
    23Panjang jalur kereta api yang sudah terelektrifikasiKm'sp50,82 %
    24Jumlah Kejadian Kecelakaan kereta api khususnya kejadian anjlokan dan kejadian tabrakan antar kereta apiKejadian/Tahun11,11 %
    25Prosentase realisasi ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api (on-time performance)%74,69 %
    26Rata-rata keterlambatan kereta apimenit170 %
    27Jumlah sertifikat kelaikan sarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat22,24 %
    28Jumlah peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian yang diterbitkanPeraturan0 %
    29Jumlah sertifikat kecakapan SDM perkeretaapiansertifikat9,82 %
    30Nilai aset Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang berhasil diinventarisasiRp. (Triliun)91,11 %
    31Tingkat penyerapan anggaran Dirketorat Jenderal Perkeretaapian%17,59 %
    32Nilai AKIP Direktorat Jenderal PerkeretaapianNilai0 %
    33Jumlah perizinan: jumlah izin usaha, jumlah izin pembangunan, jumlah izin operasi sarana/prasarana dan jumlah rekomendasi/persetujuan perizinan penyelengaraan perkeretaapianperizinan42,86 %
    34jumlah angkutan barang yang dilayani oleh KATon28,81 %
    35Jumlah penumpang KA yang dilayaniorang77,80 %
    36Jumlah sertifikat kelaikan prasarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat20,83 %
    37Jumlah lintas pelayanan (penambahan/perubahan rute)lintas182,55 %
    38Jumlah lintas PSO dan perintis angkutan kereta apilintas0 %
    39Jumlah penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan di bidang perkeretaapiankegiatan100 %
    40Jumlah peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian yang diterbitkanPeraturan0 %
    41Jumlah sertifikat kecakapan SDM perkeretaapiansertifikat9,82 %
    42Nilai aset Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang berhasil diinventarisasiRp. (Triliun)91,11 %
    43Tingkat penyerapan anggaran Dirketorat Jenderal Perkeretaapian%66,97 %
    44Nilai AKIP Direktorat Jenderal PerkeretaapianNilai77,23 %
    45Jumlah perizinan: jumlah izin usaha, jumlah izin pembangunan, jumlah izin operasi sarana/prasarana dan jumlah rekomendasi/persetujuan perizinan penyelengaraan perkeretaapianperizinan42,86 %
    46jumlah angkutan barang yang dilayani oleh KATon28,81 %
    47Jumlah penumpang KA yang dilayaniorang77,80 %
    48Jumlah sarana (pengadaan/modifikasi/rehabilitasi)Unit17,65 %
    49Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan penumpang sebagai indikator kebijakan modal-shifting ke kereta api%0 %
    50Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan barang sebagai indikator keberhasilan kebijakan modal-Shifting ke kereta api%0 %
    51panjang jalur KA yang dibangun (Jalur baru maupun jalur ganda), direvitalisasi (Reaktivasi lintas-lintas non-operasi maupun peningkatan daya dukung dan kecepatan)Km'sp20,71 %
    52Panjang jalur kereta api yang sudah terelektrifikasiKm'sp50,82 %
    53Jumlah sarana (pengadaan/modifikasi/rehabilitasi)Unit17,65 %
    54Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan penumpang sebagai indikator kebijakan modal-shifting ke kereta api%0 %
    55Jumlah perizinan: jumlah izin usaha, jumlah izin pembangunan, jumlah izin operasi sarana/prasarana dan jumlah rekomendasi/persetujuan perizinan penyelengaraan perkeretaapianperizinan23,81 %
    56jumlah angkutan barang yang dilayani oleh KATon15,51 %
    57Jumlah penumpang KA yang dilayaniorang39,85 %
    58Jumlah sarana (pengadaan/modifikasi/rehabilitasi)Unit0 %
    59Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan penumpang sebagai indikator kebijakan modal-shifting ke kereta api%0 %
    60Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan barang sebagai indikator keberhasilan kebijakan modal-Shifting ke kereta api%0 %
    61panjang jalur KA yang dibangun (Jalur baru maupun jalur ganda), direvitalisasi (Reaktivasi lintas-lintas non-operasi maupun peningkatan daya dukung dan kecepatan)Km'sp0 %
    62Jumlah lintas PSO dan perintis angkutan kereta apilintas0 %
    63Jumlah lintas pelayanan (penambahan/perubahan rute)lintas0 %
    64Jumlah sertifikat kelaikan prasarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat8,33 %
    65Jumlah sertifikat kelaikan sarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat10,13 %
    66Rata-rata keterlambatan kereta apimenit0 %
    67Prosentase realisasi ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api (on-time performance)%0 %
    68Nilai AKIP Direktorat Jenderal PerkeretaapianNilai0 %
    69Tingkat penyerapan anggaran Dirketorat Jenderal Perkeretaapian%10,76 %
    70Nilai aset Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang berhasil diinventarisasiRp. (Triliun)0 %
    71Prosentase peningkatan kontribusi moda KA dalam angkutan barang sebagai indikator keberhasilan kebijakan modal-Shifting ke kereta api%0 %
    72panjang jalur KA yang dibangun (Jalur baru maupun jalur ganda), direvitalisasi (Reaktivasi lintas-lintas non-operasi maupun peningkatan daya dukung dan kecepatan)Km'sp20,71 %
    73Jumlah lintas PSO dan perintis angkutan kereta apilintas0 %
    74Jumlah lintas pelayanan (penambahan/perubahan rute)lintas182,55 %
    75Jumlah sertifikat kelaikan prasarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat20,83 %
    76Jumlah sertifikat kelaikan sarana perkeretaapian yang dikeluarkan tepat waktusertifikat22,24 %
    77Rata-rata keterlambatan kereta apimenit170 %
    78Prosentase realisasi ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta api (on-time performance)%74,69 %
    79Jumlah Kejadian Kecelakaan kereta api khususnya kejadian anjlokan dan kejadian tabrakan antar kereta apiKejadian/Tahun11,11 %
    80Panjang jalur kereta api yang sudah terelektrifikasiKm'sp0 %
    81Jumlah penerapan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan di bidang perkeretaapiankegiatan0 %
    82Jumlah peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian yang diterbitkanPeraturan0 %
    83Jumlah sertifikat kecakapan SDM perkeretaapiansertifikat4,78 %
    84Jumlah Kejadian Kecelakaan kereta api khususnya kejadian anjlokan dan kejadian tabrakan antar kereta apiKejadian/Tahun0 %

    Direktorat Jenderal Perkeretaapian

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah penelitian yang dijadikan bahan masukan/rekomendasi kebijakan bidang perhubunganlaporan107,14 %
    2Jumlah Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal atau buletin yang terakreditasilaporan70,89 %
    3Jumlah Kajian Per Penelitilaporan65,68 %
    4Jumlah Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal atau buletin yang terakreditasilaporan84,05 %
    5Jumlah penelitian yang dijadikan bahan masukan/rekomendasi kebijakan bidang perhubunganlaporan89,36 %
    6Jumlah Kajian Per Penelitilaporan0,2700 %
    7Jumlah Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal atau buletin yang terakreditasilaporan25,95 %
    8Jumlah penelitian yang dijadikan bahan masukan/rekomendasi kebijakan bidang perhubunganlaporan33,33 %
    9Jumlah Kajian Per Penelitilaporan0,2700 %
    10Jumlah Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal atau buletin yang terakreditasilaporan9,49 %
    11Jumlah penelitian yang dijadikan bahan masukan/rekomendasi kebijakan bidang perhubunganlaporan33,33 %
    12Jumlah Kajian Per Penelitilaporan96,67 %
    13Jumlah penelitian yang dijadikan bahan masukan/rekomendasi kebijakan bidang perhubunganlaporan0 %
    14Jumlah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal atau buletinyang terakreditasilaporan5,29 %
    15Jumlah kajian per penelitilaporan1,15 %

    Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

  • No Deskripsi Satuan Capaian
    1Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang111,05 %
    2Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang88,74 %
    3Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M293,51 %
    4Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit109,81 %
    5Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan166,67 %
    6Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp101 %
    7Target Penyerapan AnggaranPersentase105,12 %
    8Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai100 %
    9Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen950 %
    10Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    11Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang108,81 %
    12Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen106,39 %
    13Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem100 %
    14Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen90,91 %
    15Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen100 %
    16Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen289,96 %
    17Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem65,12 %
    18Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen260 %
    19Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen400 %
    20Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen83,75 %
    21Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    22Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen80,95 %
    23Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai90,54 %
    24Target Penyerapan AnggaranPersentase56,73 %
    25Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen75 %
    26Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang91,12 %
    27Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang101,36 %
    28Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen71,43 %
    29Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai90,54 %
    30Target Penyerapan AnggaranPersentase60,25 %
    31Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp72,35 %
    32Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan45 %
    33Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit40,21 %
    34Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M24,56 %
    35Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang94,52 %
    36Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp72,35 %
    37Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan45 %
    38Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    39Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen80,95 %
    40Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai90,54 %
    41Target Penyerapan AnggaranPersentase74,30 %
    42Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp72,35 %
    43Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan105 %
    44Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit96,55 %
    45Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M297,71 %
    46Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen83,75 %
    47Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen400 %
    48Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit96,87 %
    49Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M264,40 %
    50Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang94,52 %
    51Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang110,62 %
    52Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang97,55 %
    53Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen75 %
    54Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem69,77 %
    55Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen260 %
    56Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang97,30 %
    57Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang21,89 %
    58Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp87,54 %
    59Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan25 %
    60Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit1,66 %
    61Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M20 %
    62Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang102,38 %
    63Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang35,62 %
    64Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang27,19 %
    65Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen0 %
    66Target Penyerapan AnggaranPersentase6,25 %
    67Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai0 %
    68Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang12,46 %
    69Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen0 %
    70Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem9,30 %
    71Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen60 %
    72Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen71,43 %
    73Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen2,50 %
    74Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    75Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen19,05 %
    76Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem9,30 %
    77Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen66,67 %
    78Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang88,46 %
    79Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang81,92 %
    80Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen75 %
    81Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem13,95 %
    82Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen93,33 %
    83Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen128,57 %
    84Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen63,75 %
    85Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    86Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang102,38 %
    87Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M21,82 %
    88Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit12,60 %
    89Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen85,71 %
    90Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen2,50 %
    91Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    92Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen38,10 %
    93Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai0 %
    94Target Penyerapan AnggaranPersentase18,28 %
    95Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp87,54 %
    96Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan45 %
    97Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem15,79 %
    98Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen27,42 %
    99Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen19,64 %
    100Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen0 %
    101Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen35,14 %
    102Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang40,03 %
    103Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    104Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen112,20 %
    105Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai107,06 %
    106Target Penyerapan AnggaranPersentase33,70 %
    107Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp64,84 %
    108Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan140 %
    109Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit4,19 %
    110Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M218,25 %
    111Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang85,81 %
    112Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang58,91 %
    113Jumlah tenaga kependidikan Diklat Transportasi di Lingkungan BPSDM Perhubungan yang prima, profesional dan beretikaOrang76,95 %
    114Jumlah lulusan diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang prima, profesional dan beretika yang dihasilkan BPSDM Perhubungan, setiap tahun yang sesuai standar kompetensi/kelulusan.Orang35,27 %
    115Jumlah dokumen metode penyelenggaraan Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi informasi.Dokumen25,81 %
    116Jumlah sistem informasi yang dibangunSistem15,79 %
    117Jumlah kurikulum Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen16,22 %
    118Jumlah silabi Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensiDokumen0 %
    119Jumlah modul/bahan ajar Diklat yang berbasis kompetensi Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis kompetensi.Dokumen16,07 %
    120Jumlah lembaga diklat Transportasi Darat, Laut, Udara dan Perkeretaapian yang menjadi Badan Layanan Umum (BLU).Lembaga0 %
    121Jumlah dokumen kerjasama dengan lembaga pemerintah/ swasta nasional atau asing di bidang Diklat Transportasi Dokumen36,59 %
    122Nilai AKIP BPSDM PerhubunganNilai100,22 %
    123Target Penyerapan AnggaranPersentase22,29 %
    124Nilai aset yang berhasil diinventasisasiRp61,68 %
    125Jumlah draft peraturan perundangan dan ketentuan pelaksanaan lainnya di Bidang SDM Transportasi yang dihasilkanPeraturan140 %
    126Jumlah sarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan yang berbasis teknologi tinggi/ mutakhirUnit4,19 %
    127Jumlah prasarana Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan.M218,25 %
    128Jumlah peserta Diklat Transportasi Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian dan Aparatur Perhubungan, pertahun sesuai standar diklat BPSDM PerhubunganOrang38,53 %

    Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan

  • Selamat datang di Sistem Aplikasi Pengukuran Kinerja Kementerian Perhubungan (e-Performance)